Tips Berburu Tiket Promo

2

Buat yang udah join group WhatsApp TravelMore, pasti sering liat ada yang kasi info tiket promo yang harganya murah banget. Atau mungkin kamu juga sering liat ada yang jualan tiket murah di Instagram. Penasaran nggak sih gimana caranya bisa dapet tiket dengan harga semurah itu?

Ini beberapa tips yang bisa kamu coba untuk berburu tiket murah:

 

Rajin cek flight deals

Beberapa contoh flight deals yang sering kita andalkan adalah Secret Flying dan Fly4free. Di webnya ada banyak banget info tiket, hotel, atau paket tour murah di seluruh dunia. Enaknya pantau dari web adalah kamu bisa pilih promo per area, misalnya untuk area Asia atau Eropa.

Tampilan web Secret Flying

Tampilan web Fly4free

Tapi kalau kamu nggak sempet cek ke web mereka, bisa juga subscribe newsletter atau follow akun social media mereka (Facebook/Twitter/Instagram) biar tetap dapet info kalau lagi ada promo yang menarik.

 

Bandingin harga lewat agregator atau online travel agent

Agregator adalah website yang bisa menampilkan perbandingan harga dari berbagai website yang menjual tiket, tetapi agregator itu sendiri tidak melayani pembelian tiket. Beberapa agregator yang sering saya dipakai antara lain Skyscanner dan Momondo. Misalnya saya mencari tiket murah dari Jakarta ke Spanyol melalui Skyscanner, saya bisa masukin kriteria pencarian seperti ini:

Masukkan rute pesawat yang mau kamu cari harga tiketnya

Kalau kamu masukkan negara sebagai tujuan akan muncul pilihan kota seperti berikut ini:

Pilih kota sebagai tujuan penerbangan

Berikutnya akan muncul ringkasan harga di bulan termurah hasil pencarian Skyscanner:

Pilih tanggal yang kamu mau. Kalau kurang cocok, kamu bisa juga coba geser ke bulan lainnya.

Kalau sudah pilih tanggal dan bulan yang sesuai, akan muncul pilihan maskapai, waktu penerbangan, beserta harganya. Kamu juga bisa memanfaatkan berbagai filter yang ada di sebelah kiri, misalnya mau yang hanya 1x transit, mau yang berangkatnya malam sepulang kerja, dll:

Contoh hasil pencarian Skyscanner

Kamu tinggal pilih penerbangan yang paling cocok dan kemudian kamu akan diarahkan sebaiknya melakukan pembelian tersebut di web mana:

Skyscanner akan memberikan perbandingan harga dari berbagai website yang menjual tiket yang kamu cari

Fitur pencarian harga termurah ini juga ada di beberapa online travel agent seperti Traveloka dan Via tetapi tentu saja perbandingan harganya tidak selengkap agregator karena online travel agent hanya memberikan perbandingan harga dari maskapai yang sudah bekerja sama dengan mereka saja. Contohnya adalah jika saya mencari penerbangan domestik Eropa, perbandingan harganya akan muncul di Skyscanner maupun Momondo tetapi tidak akan muncul di Traveloka atau Via.

 

Pasang price alerts

Kalau di atas tadi lebih cocok untuk kamu yang waktunya bebas untuk berangkat kapan aja, opsi yang satu ini cocok buat kamu yang harus berangkat dan pulang di tanggal tertentu. Banyaaak banget web yang punya fitur ini, termasuk Skyscanner, Kayak, Traveloka, Scoot, KLM, dll. Kamu tinggal masukin rute, tanggal pergi dan pulang, serta pengaturan seberapa sering terima update info harganya.

Ini contoh bikin price alerts di apps Traveloka versi Android:

Klik tanda ‘+’ di kanan bawah untuk membuat Price Alert baru

Masukkan info penerbangan yang mau kamu cari. Jangan klik Save dulu, tapi scroll ke bawah untuk pengaturan alert-nya.

Kamu bisa atur seberapa sering kamu akan menerima update informasi harga penerbangan yang kamu cari ini. Kalau sudah, klik Save untuk menyimpan Price Alert.

 

Subscribe newsletter dan follow social media maskapai

Intinya sih biar nggak ketinggalan berita kalau lagi ada promo dari maskapai. Ini penting juga loh soalnya kayak promo AirAsia dan Qatar Airways seringkali harga promo super murah nya cuma bisa dibeli langsung lewat web atau apps mereka, dan (sedihnya) kadang nggak muncul di hasil pencarian agregator maupun online travel agent.

Beberapa opsi yang biasanya ditawarkan maskapai untuk memantau promo dari mereka:

  1. Subscribe newsletter melalui website resmi maskapai
  2. Like Official Page maskapai di Facebook
  3. Follow akun resmi maskapai di Twitter
  4. Follow akun resmi maskapai di Instagram

Note: yang di-like atau di-follow akun resminya saja. Banyak maskapai punya akun terpisah untuk Customer Service dan yang ini nggak perlu kamu like/follow.

Kamu nggak harus memantau semua maskapai, tapi prioritaskan penerbangan yang kalian incar saja. Nggak enak juga kan kalo inbox atau timeline socmed isinya dari maskapai semua. Terus gimana caranya buat milih harus memantau maskapai aja apa? Tips dari saya, biasanya saya cek pake Skyscanner atau Momondo maskapai apa aja yang melayani rute yang saya mau beli. Terus saya filter yang jadwalnya paling saya suka. Baru deh subscribe newsletter maskapai itu. Sisanya tinggal mengandalkan Price Alerts aja.

Contohnya beberapa waktu lalu saya sempat ngincer tiket Barcelona-Lisbon untuk penerbangan paling malam di tanggal 15 Februari 2018. Saya pasang price alerts Skyscanner untuk memantau harga tiket termurah di tanggal tersebut. Waktu saya filter berdasarkan jam penerbangan, ternyata yang paling malam adalah penerbangan dengan maskapai TAP Portugal. Maka saya subscribe newsletter dari web TAP Portugal. Alhasil saya dapat info waktu ada promo potongan harga sekitar EUR 10/penumpang untuk pembelian di web TAP Portugal. Lumayan lah bisa hemat Rp 300 ribuan buat berdua.

Contoh email yang saya terima dari Newsletter-nya Ryan Air

 

Daftar membership (keanggotaan) maskapai dan kumpulin mileage (poin)-nya

Kalau kamu sering terbang dengan suatu maskapai tertentu, ada baiknya kamu cek apakah maskapai tersebut mempunyai membership khusus. Biasanya membership maskapai otomatis mendapatkan newsletter subscription dan juga ada mileage yang bisa ditukar dengan tiket atau potongan harga. Cara utama mengumpulkan mileage tentunya adalah dengan terbang menggunakan maskapai tersebut.

Selain keuntungan mileage, kamu juga akan mendapatkan info kalau ada promo khusus membership. Mungkin masih ada yang ingat beberapa saat lalu Garuda Indonesia sempat menawarkan promo penukaran GarudaMiles sampai 90% (untuk semua kelas termasuk First Class), atau AirAsia yang cukup sering menawarkan promo free seats dengan penukaran 0 poin BIG (biasanya hanya untuk kelas ekonomi).

Salah satu promo paling heboh dari GarudaMiles di tahun 2016

 

Konversi poin kartu kredit ke poin membership maskapai

Sudah mendaftar membership maskapai tetapi jarang terbang dengan maskapai tersebut dan mileage susah terkumpul? Tenang, masih ada cara lain untuk mengumpulkan mileage maskapai.

Cara yang paling gampang adalah dengan menggunakan kartu kredit dari bank yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. Lebih bagus lagi kalau ada kartu kredit co-brand airline yang beberapa keuntungannya antara lain ada welcome miles ketika aktivasi kartu kredit, konversi terhadap penggunaan kartu kredit yang lebih baik jadi bisa lebih cepat mengumpulkan mileage, ada diskon khusus untuk pembelian tiket maskapai, dll. Beberapa contoh kartu kredit co-brand airline dari bank di Indonesia:

  • BCA – Singapore Airlines
  • BNI – Garuda Indonesia
  • Citibank – Garuda Indonesia
  • CIMB Niaga – AirAsia BIG (sudah dihentikan mulai 1 Agustus 2018)

Selain kartu kredit co-brand, bisa juga menggunakan kartu kredit biasa asalkan bank tersebut memang bekerja sama dengan pihak maskapai. Misalnya kartu kredit ANZ yang poinnya bisa ditukarkan dengan mileage Garuda Indonesia ataupun Singapore Airlines, kartu kredit BRI yang poinnya bisa ditukarkan dengan mileage Garuda Indonesia ataupun AirAsia BIG, dll.

 

Promo bulanan final call AirAsia

AirAsia adalah salah satu maskapai low budget carrier (biasanya harga tiket belum termasuk makanan, pilihan tempat duduk, dan bagasi – kecuali penerbangan domestik yang sudah termasuk bagasi) yang paling sering memberikan harga promo. Yang paling heboh tentu saja promo free seats yang ditawarkan beberapa kali dalam setahun.

Mungkin banyak yang tidak tahu, bahwa ada promo menarik yang ditawarkan AirAsia setiap bulan melalui program membership AirAsia BIG. Promo ini namanya “final call”, yang biasanya penjualan tiket promo dilakukan beberapa hari di awal atau akhir bulan untuk penerbangan sekitar 2-3 bulan ke depan. Karena program ini khusus member, jadi pembelian tiketnya pun khusus bagi member yang memiliki poin BIG sejumlah 500/sekali jalan (jadi minimal punya 1000 poin untuk beli tiket PP).

Misalnya penukaran poin normal untuk rute Jakarta-Kuala Lumpur sekali jalan adalah 10500, maka kalau rute ini termasuk dalam promo final call cukup menukarkan 500 poin saja untuk rute tersebut. Biar nggak bingung, ini contohnya dalam rupiah:

  • tiket normal Jakarta-Kuala Lumpur Rp 609,000 (bisa ditebus dengan 10500 poin BIG + airport tax Soekarno-Hatta Rp 150,000)
  • tiket promo finall call cukup tebus 500 poin BIG dan kamu hanya perlu bayar airport tax Soekarno-Hatta Rp 150,000 saja
  • tiket promo free seats Rp 0, tetap perlu bayar airport tax Soekarno-Hatta Rp 150,000

Enaknya lagi pengumpulan poin BIG bukan hanya melalui terbang dengan AirAsia dan penukaran poin kartu kredit, tapi kamu juga bisa belanja online melalui link yang ada di website AirAsia BIG atau dengan menulis review di TripAdvisor.

Promo Final Call AirAsia untuk para member BIG

 

Jangan malas untuk cek beberapa perbandingan

Kalau misalnya lagi nggak ada promo gimana? Ya mau nggak mau harus ada usaha ekstra untuk dapetin tiket termurah.

Biasanya step by step saya nyari tiket kalau lagi nggak ada promo:

  1. Cek harga tiket di agregator
  2. Cek promo di tiap online travel agent (beberapa yang sering saya cek Traveloka, Tiket, BukaLapak, Reservasi, IndonesiaFlight, ArenaTiket, NusaTrip, Pegipegi, Via, AiryRooms, Airpaz) dan bandingin harga cari yang paling murah setelah promo
  3. Cek langsung ke website maskapai. Kadang beli langsung di website maskapai adalah opsi termurah. Saya pernah nyari tiket Lion Air, yang setelah saya cek ke online travel agent harga setelah diskonnya mentok di angka Rp 600 ribuan. Terus saya iseng cek di web Lion Air eh malah nemu harga di bawah Rp 600 ribuan padahal nggak ada info diskon apa-apa.

 

Gimana, nggak susah-susah amat kan buat cari tiket murah kalau udah tau caranya?

Jujur saya beberapa kali liat ada akun IG yang jualan tiket promo (sebut saja X) dan followers-nya banyak yang antusias liat harga tiket yang ditawarkan, padahal kalau tau caranya mereka bisa beli tiket sendiri dengan harga yang lebih murah. Misalnya X jual tiket Jakarta-Eropa dengan harga sekitar Rp 6 jutaan pas ada promo Qatar, padahal kalau beli sendiri harganya bisa cuma sekitar Rp 5,5 jutaan saja. Atau X jual tiket Kuala Lumpur-Osaka dengan harga Rp 2,7 jutaan pas ada promo final call AirAsia, padahal kalau beli sendiri dengan modal 1000 poin harganya di bawah Rp 2,5 jutaan.

Jadi dengan sharing tips-tips ini saya harap makin banyak yang bisa beli tiket dengan harga termurah ya.

 

O ya selain tips-tips di atas, ada 1 tips lagi, yaitu gabung ke komunitas yang sering sharing info tiket murah. Komunitas ini biasanya ada embel-embel backpacker (maklum backpacker kan harus ngirit jadi tiketnya juga cari yang termurah) dan setau saya paling banyak di Facebook.

O ya 1 lagi (ini beneran terakhir kok), kalau belum join group WhatsApp #TravelMore, jangan lupa join melalui link ini, karena admin dan para members-nya baik hati, tidak sombong, dan rajin update kalau ada info tiket promo.

2 Comments
  1. helen says

    mau dong ikutan WAG-nya

    1. Kiky says

      Halo Helen,
      Sudah saya reply by email ya 🙂

Leave A Reply

Your email address will not be published.