Tips Packing Liburan ala #TravelMore

0

Sebagai pengguna setia maskapai low budget (AirAsia, Jetstar, Scoot, Ryan Air, dll) yang harga tiketnya belum termasuk bagasi (checked baggage), kursi pilihan, maupun makanan, salah satu cara saya berhemat adalah packing barang bawaan sebaik mungkin jadi nggak perlu beli bagasi. Ataupun kamu harus buru-buru mengejar bus terakhir jadi mau hemat waktu tanpa nungguin bagasi muncul di belt.

Memangnya cukup bawa bagasi kabin aja, apalagi untuk maskapai pelit AirAsia yang jatah bagasi kabinnya cuma 7 kg? Tentu saja bisa, ini salah satu buktinya.

Ransel Shandy setelah pulang trip Eropa 12 hari

Setelah perjalanan PP Jakarta-Lisbon sekitar 12 hari, ransel Shandy waktu kita pulang cuma 7 kg. Iya, 7 kg itu udah termasuk oleh-oleh magnet, gantungan kunci, sepasang cangkir teh beserta alas piringnya, dan semua perlengkapan perjalan selama 12 hari. Ransel saya malah lebih ringan lagi, nggak sampai 6 kg karena ukurannya juga lebih kecil.

Kok bisaaaaa?

 

1 Pakai vacuum bag

<strong>Pakai vacuum bag</strong>

Ini trik yang paling ampuh untuk menghemat bawaan baju, baik di tas ransel ataupun koper. Saya pakai yang tipe hand rolled, karena menurut saya kalau harus bawa-bawa pompa buat nyedot udara di vacuum bag ini malah jadi repot. Terus biar bisa kempes maksimal gimana? Kalau buat berangkat (isinya baju bersih dan biar masih rapi pas dipake), saya dudukin ???? baru ujungnya dirapetin. Kalau udah tinggal pulang (isinya baju kotor dan udah bodo amat bentuknya mau gimana), saya gulung-gulung dulu baru didudukin biar lebih kempes. Emangnya beneran bisa kempes kak? Bisa, kalau kamu berat.

Bukan promosi nih, tapi vacuum bag favorit saya yang dijual di Daiso, karena sejauh ini nemu ukuran vacuum bag paling kecil ya di Daiso itu, ukuran 35 cm x 42 cm. Selain itu juga kita biasanya bawa vacuum bag Ikea yang ukurannya macem-macem, tapi produk Ikea ini palingan hanya bisa dipakai beberapa kali karena bahannya tidak sekokoh vacuum bag Daiso.

 

2 Bawa cairan dalam kemasan travel size

<strong>Bawa cairan dalam kemasan travel size</strong>

Untuk semua penerbangan, standar cairan yang boleh dibawa ke kabin adalah botol dengan ukuran maksimal 100 ml dan total jumlah cairan yang boleh dibawa adalah 1 liter. Lalu semua cairan disatukan di plastik transparan. Kalau kamu bawa botol parfum ukuran 125 ml, biarpun isinya tinggal sedikit, pasti disuruh buang oleh pihak bandara saat melalui x-ray. Jadi sebaiknya kamu bawa cairan dalam botol ukuran travel size. Botol ini banyak banget yang jual kok, termasuk di toko online, daiso, ikea, muji, miniso, dll. Selain untuk memenuhi standar penerbangan, bawa botol travel size ini akan menghemat banyak tempat di tas kamu. Toh kamu nggak perlu bawa sabun mandi sampai 500 ml hanya untuk pergi selama seminggu kan?

 

3 Bawa handuk microfiber

<strong>Bawa handuk microfiber</strong>

Sebenarnya di banyak penginapan saat ini, bahkan di level hostel pun, sudah menyediakan handuk untuk tamu. Tapi jika hostel atau apartemen yang kamu inapi tidak menyediakan handuk, salah satu pilihan handuk yang oke untuk dibawa traveling adalah handuk microfiber. Handuk microfiber ini selain ringkas dan cepat kering, juga banyak tersedia dalam travel size sehingga ukurannya kecil dan seringkali sudah termasuk kantung penyimpanannya.

 

4 …atau handuk sekali pakai

<strong>…atau handuk sekali pakai</strong>

Nama lainnya compressed towel. Handuk ini ukurannya lebih kecil lagi, tipis, dan bisa langsung dibuang setelah dipakai jadi space tas yang tadinya terpakai handuk ini bisa digantikan oleh belanjaan kamu selama perjalanan.

 

5 Pakai disposable underwear (dalaman sekali pakai)

<strong>Pakai <em>disposable underwear </em>(dalaman sekali pakai)</strong>

Prinsipnya kurang lebih sama seperti handuk sekali pakai, tujuan pakai disposable underwear ini juga agar space yang tadinya terisi underwear saat berangkat bisa diganti oleh belanjaan kamu selama perjalanan. Selain itu, mengingat seringnya kita harus ganti underwear, dengan menggunakan yang disposable maka kamu akan mengurangi beban cucian kotor yang harus diurusi setelah pulang ke rumah.

 

6 Mix-and-match baju selama perjalanan

<strong><em>Mix-and-match </em>baju selama perjalanan</strong>

Kayaknya tips yang ini diutamakan buat cewek, pilihlah baju yang gampang di mix-and-match. Biasanya baju ini yang warnanya netral, terus tinggal ganti-ganti pasangan sama luarannya misalnya cardigan. Jadi misalnya kamu bawa 2 baju dan 2 luaran, bisa jadi 4 gaya berbeda biar baju di foto nggak itu-itu mulu. Kalau kamu berhijab, kombinasinya malah bisa lebih banyak lagi karena selain paduan baju bisa juga digabung dengan paduan hijab. Lebih bagus lagi kalau baju yang kamu bawa bahannya tipis jadi hemat tempat di tas.

 

7 Pergi saat cuaca di tempat tujuan sedang sejuk

<strong>Pergi saat cuaca di tempat tujuan sedang sejuk</strong>

Saya paling demen pergi saat musim semi atau musim gugur yang udaranya sejuk, di kisaran 5-15 derajat Celcius. Karena cukup bawa sedikit baju lengan pendek dan ditutupi 1 jaket saja. Pada maklum kan kalau cuma bawa 1 jaket aja pas udara dingin gitu hehehe. Misalnya untuk pergi ke Portugal dan Spanyol selama 12 hari di bulan Februari yang suhu udaranya sekitar 0-15 derajat Celcius, saya hanya bawa 1 jaket down yang ada kantungnya untuk menghangatkan tangan dan ada hoodie untuk hujan-hujanan, 2 pasang kaos dan legging heattech, 3 kaos lengan pendek, 1 sweater, 1 jeans, 1 pasang piyama, 3 kerudung, dan 2 pasang kaos kaki. Digabung dengan tips sebelumnya untuk mix-and-match baju, perlengkapan tersebut cukup banget untuk perjalanan selama 12 hari.

Kenapa nggak pergi pas musim dingin aja sekalian? Kalau harus menghadapi suhu di bawah 0 derajat Celcius, kayaknya harus prepare perlengkapan winter beneran (jaket tebal, long john yang bahannya fleece, sarung tangan, winter boots, dll) dan ujung-ujungnya bawaan bakal jadi lebih banyak.

Gimana kalau pergi pas musim panas? Emangnya belum bosen ketemu panas mulu di Indonesia Kemungkinan besar bawaan malah lebih banyak karena kalau gerah keringetan ujung-ujungnya kamu bakal lebih sering ganti baju. Cara siasatinnya adalah dengan bawa baju yang bahannya tipis.

 

8 Tips tambahan: Cuci baju di perjalanan

Ini salah satu tips yang lumayan menghemat barang bawaan, yaitu cuci baju selama di perjalanan. Tips ini paling efektif kalau kamu tinggal di apartemen atau hostel yang menyediakan mesin cuci DAN kamu pergi saat musim panas. Kalaupun kamu pergi bukan saat musim panas, paling enggak dengan cuci baju di perjalanan, kamu bisa menghemat jumlah dalaman dan kaos kaki yang harus kamu bawa selama perjalanan.

 

9 BONUS: Daftar barang yang wajib dibawa traveling

Biar nggak lupa apa aja yang harus dibawa, biasanya saya pakai template packing list dari www.smartertravel.com.

Dari template tersebut, biasanya saya sesuaikan lagi barang yang perlu dibawa. Misalnya pergi ke daerah panas seperti pantai ya berarti jaket saya coret dari list barang bawaan.

 

Jadi setelah menyimak tips packing ala TravelMore, bisa dong besok-besok traveling tanpa harus bawa koper gede? ????

Leave A Reply

Your email address will not be published.