Traveling Murah ke Maldives

0

Liburan ke Maldives yang identik dengan liburan mahal, ternyata bisa juga kok dilakukan ala backpacker. Kebetulan di bulan Januari 2017 kita berkesempatan liburan ke Maldives selama kurang lebih 5 hari. Ini kita informasikan budgeting dan itinerary-nya siapa tau bisa jadi referensi untuk kalian yang pengen liburan ke sana.

 

Summary Budgeting Maldives 5 Hari

Total biaya yang kita keluarkan sekitar Rp 7 juta/orang tapi di luar harga tiket pesawat. Tiket pesawat kita exclude karena perginya menyesuaikan tanggal yang disepakati dengan teman dan kita juga sempat mampir ke Kuala Lumpur untuk jalan-jalan dulu jadi harga tiket yang kita beli untuk perjalanan ini bukan harga terbaik. Untuk patokan harga tiket promo, kita pernah dapat harga PP Singapura-Male seharga Rp 1,3 jutaan/orang dan kalau ditambah tiket PP Jakarta-Singapura totalnya kurang dari Rp 2 juta/orang.

Untuk penginapan, kita nyampe di Male udah malam jadi kita nginap dulu di Hulhumale (satu pulau dengan Bandara Velana) sebelum nyebrang ke Maafushi keesokan harinya. Untuk biaya makan, kita agak boros ya karena tiap malam makan buffet dinner yang harganya rata-rata USD 13 termasuk pajak. Sedangkan untuk activities-nya memang mahal karena kita ambil paket day trip resort sebanyak 2x.

 

Detail Perjalanan per Hari

1 Day 1: 7 Januari 2017

  • Penerbangan dari Jakarta ke Male. Kita berangkat 1 hari sebelumnya untuk jalan-jalan di Kuala Lumpur terlebih dahulu. Sampai di Bandara Velana pada malam hari.
  • Waktu kita ke Bandara Velana ini di bulan Januari 2017 tidak ada WiFi gratis. Kalau perlu wifi, harus beli makan di restoran (misalnya Burger King) baru akan diberitahukan password untuk WiFi-nya.
  • Menginap di UI Inn di area Hulhumale. Dari bandara ke hotel, ada opsi menggunakan shuttle dari hotel seharga USD 7.50/kamar/one-way. Selain itu, ada pilihan yang lebih murah yaitu menggunakan Airport Metro Bus seharga USD 1/orang.

2 Day 2: 8 Januari 2017

Day 2: 8 Januari 2017
Nyampe di Maafushi langsung disambut pantai dengan air jernih dan pasir putih
  • Pagi hari kita kembali ke bandara untuk menyeberang ke Male City. Ferry dari bandara ke Male City harganya cuma MVR 10/orang (MVR: mata uang Maldivian Rufiyaa) dengan kurs saat itu sekitar Rp 900 per 1 MVR.
  • Dari pelabuhan di Male City, kita perlu menuju ke Villingili Ferry Terminal untuk naik ferry berikutnya menuju Maafushi. Untuk menuju Villingili ini bisa ditempuh dengan jalan kaki sekitar 2 km, atau naik taksi seharga USD 10/mobil.
  • Perjalanan ferry dari Villingili Ferry Terminal ke Maafushi ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam dengan harga tiket MVR 20/orang.
  • Sampai di Pulau Maafushi kita dijemput oleh staff hotel yang membawa semacam gerobak untuk mengangkut barang bawaan kita. Setelah check-in hotel dan istirahat sebentar, kita jalan kaki keliling pulau sambil main di pantai.
  • Malamnya kita makan buffet dinner di Crystal Sands. Selesai makan malam, kita kembali jalan-jalan sambil cari informasi harga paket snorkeling dan resort day trip.

3 Day 3: 9 Januari 2017

Day 3: 9 Januari 2017
Kunjungan ke sandbank yang termasuk dalam paket snorkeling. Sayang waktu kita ke sana cuacanya sedang mendung gelap.
  • Pagi-pagi sarapan dulu di hotel, lalu kita langsung menuju meeting point untuk snorkeling.
  • Kalau tidak salah ada 2 atau 3 spot snorkeling, dan mampir di sandbank (pulau pasir di tengah laut).
  • Begitu turun di spot snorkeling pertama, langsung ketemu ubur-ubur. Saya langsung skip snorkeling-nya dan naik ke kapal 😂
  • Setelah ngobrol-ngobrol dengan kru kapal, baru tau kalau beberapa hari belakangan kadang mereka ketemu ubur-ubur. Jadi kita baru turun di spot berikutnya yang kira-kira aman dari ubur-ubur.
  • Highlight dari trip ini bukan snorkeling-nya, tapi ada di salah satu spot yang kita bisa liat lumba-lumba! Aduh seneng banget liat banyak lumba-lumba sampai ada beberapa yang main-main di deket kapal kita ❤️
  • Sebelum pulang, perhentian terakhir adalah di Pulau Guraidhoo. Pulau Guraidhoo ini pulau penduduk juga tapi lebih sepi dari Maafushi. Di pulau ini kita diajak keliling oleh guide sambil diceritakan usaha Maldives untuk bangkit setelah tsunami pada tahun 2004 lalu. Guide-nya juga jelasin tanaman-tanaman tropis yang tumbuh di sekitar pulau ini, dan bule-bule pun pada semangat foto waktu ketemu pohon pisang hahaha.
  • Malamnya kita buffet dinner lagi tapi kali ini nyobain di hotel yang berbeda dengan malam sebelumnya.

4 Day 4: 10 Januari 2017

Day 4: 10 Januari 2017
Bisa liat hiu dalam jarak dekat berkat shark feeding di Adaaran Prestige Vadoo
  • Setelah sarapan di hotel, kita menuju meeting point buat naik kapal menuju ke Adaaran Prestige Vadoo Resort.
  • Pas nyampe resort, langsung disambut staff resort dan dikasi welcome drink lalu diajak keliling sambil dijelasin fasilitas resort apa aja yang boleh dipake (misalnya boleh pake kolam renang tapi harus pake shower dulu buat bersihin badan dari pasir pantai).
  • Di area pantai resort ini banyak tempat leyeh-leyeh yang formasinya 2 kursi pantai + 1 payung besar + meja kecil  jadi kalau ke sininya sendirian jangan baper ya
  • Bebas mau sunbathing, mau snorkeling, atau pake fasilitas pool resort selama di sini. Bagusnya resort ini adalah di sekitar pantai banyak ikan jadi pas banget buat snorkeling.
  • Kalau udah bosen snorkeling dan mau bersih-bersih atau ganti baju, ada fasilitas kamar mandi yang mewah (menurut standar kita) di area lobby resort.
  • Lalu sorenya pihak resort minta kita kumpul di deket dermaga buat liat shark feeding sebelum pulang.
  • Malamnya kita buffet dinner lagi tapi di tempat yang sama dengan hari pertama di Maafushi karena menurut kita pilihan makanannya lebih cocok daripada malam sebelumnya.

5 Day 5: 11 Januari 2017

Day 5: 11 Januari 2017
Day trip ke Adaaran Club Rannalhi Resort sebagai penutup liburan di Madlives
  • Hari terakhir di Maldives, kita main ke resort lagi. Kali ini ke Adaaran Club Rannalhi Resort.
  • Menurut kita, Adaaran Prestige Vadoo (resort yang didatangi kemarin) staff-nya lebih ramah dan fasilitasnya lebih bagus daripada resort ini. Tetapi area pantainya lebih luas dan pilihan makan siangnya lebih banyak di Adaaran Club Rannalhi. Sayangnya kita sempat beberapa kali lihat ubur-ubur dan stingray di sekitaran resort ini jadi kita memutuskan untuk nggak snorkeling dan cuma main-main di pinggiran pantai saja.
  • Sorenya kita balik ke Maafushi untuk ambil barang dan bersih-bersih serta mandi dulu. Kita nggak mandi di resort karena kamar mandi umumnya kurang bagus. Lalu sekitar jam 7 malam kita naik speedboat yang sharing dengan tamu lain untuk menuju ke Bandara Velana. Harga speedboat yang kita dapat yaitu USD 20/orang.
  • Kalau mau cari souvenir khas Maldives, dari pengalaman kita paling banyak pilihannya adalah di bandara setelah imigrasi. Mulai dari gantungan kunci, magnet, sampai berbagai hiasan yang dijual di bandara jauh lebih bagus dari yang dijual di Maafushi maupun di resort.

 

Untuk budgeting dan itinerary lengkapnya sudah saya bikin dalam bentuk Excel, jadi temen-temen bisa akses dan download langsung ya.

Download Budgeting dan Itinerary #TravelMoreMaldives 2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.